Minggu, 06 November 2016

organisasi papua merdeka (OPM) perjalanan sesuai jalur

 Kabar meda www.medawogi.com
Organisasi Papua Merdeka (disingkat OPM) adalah organisasi yang didirikan pada tahun 1965 untuk mengakhiri pemerintahan provinsi Papua dan Papua Barat yang saat ini di Indonesia, yang sebelumnya dikenal sebagai Irian Jaya,[1] dan untuk memisahkan diri dari Indonesia. Kata melpen
Gerakan ini dilarang di Indonesia, dan memicu untuk terjadinya kemerdekaan bagi provinsi tersebut yang berakibat tuduhan pengkhianatan.[2] Sejak awal OPM telah menempuh jalur dialog diplomatik, melakukan upacara pengibaranbendera Bintang Kejora, dan dilakukan aksi militan sebagai bagian dari konflik Papua. Pendukung secara rutin menampilkan bendera Bintang Kejora dan simbol lain dari kesatuan Papua, seperti lagu kebangsaan "Hai Tanahku Papua" dan lambang negara, yang telah diadopsi pada periode 1961 sampai pemerintahan Indonesia dimulai pada Mei 1963 di bawah 
Selama Perang Dunia II, Hindia Belanda (kelak menjadi Indonesia) dipandu oleh Soekarno untuk menyuplai minyak demi upaya perang Jepang dan langsung menyatakan merdeka dengan nama Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945. Nugini Belanda (Nugini Barat) dan Australia yang menjalankan pemerintahan di teritori Papua dan Nugini Britania menolak penjajahan Jepang dan menjadi sekutu pasukan Amerika Serikat dan Australia sepanjang Perang Pasifik.
Hubungan Belanda dan Nugini Belanda sebelum perang berakhir dengan diangkatnya warga sipil Papua ke pemerintahan[3] sampai pemerintahan Indonesia diaktifkan tahun 1963. Meski sudah ada perjanjian antara Australia dan Belanda tahun 1957 bahwa teritori milik mereka lebih baik bersatu dan merdeka, ketiadaan pembangunan di teritori Australia dan kepentingan Amerika Serikat membuat dua wilayah ini berpisah. OPM didirikan bulan Desember 1963 dengan pengumuman, "Kami tidak mau kehidupan modern! Kami menolak pembangunan apapun: rombongan pemuka agama, lembaga kemanusiaan, dan organisasi pemerintahan. Tinggalkan kami sendiri! [sic]"[4]
Nugini Belanda mengadakan pemilu pada Januari 1961 dan Dewan Nugini dilantik pada April 1961. Akan tetapi, di Washington, D.C.,Penasihat Keamanan Nasional McGeorge Bundy melobi Presiden A.S. John F. Kennedy untuk menegosiasikan transfer pemerintahan Nugini Barat ke Indonesia.[5] Perjanjian New York dirancang oleh Robert Kennedy dan ditandatangani oleh Belanda, Indonesia, dan Perserikatan Bangsa-Bangsa pada bulan Agustus 1962.
Walaupun Belanda menuntut agar rakyat Nugini Barat boleh menentukan nasib sendiri sesuai piagam PBB dan Resolusi 1514 (XV)Majelis Umum PBB dengan nama "Act of Free Choice", Perjanjian New York memberikan jeda tujuh tahun dan menghapuskan wewenang PBB untuk mengawasi pelaksanaan Akta tersebut.[6] Kelompok separatis mengibarkan bendera Bintang Kejora Papua Barat pada tanggal 1 Desember setiap tahunnya. Tanggal tersebut mereka anggap sebagai hari kemerdekaan Papua. Kepolisian Indonesia berspekulasi bahwa orang-orang yang melakukan tindakan seperti ini bisa dijerat dengan tuduhan pengkhianatan yang hukumannya berupa kurungan penjara selama 7 sampai 20 tahun di Indonesia.[7]
Pada bulan Oktober 1968, Nicolaas Jouwe, anggota Dewan dan Komite Nasional Nugini yang dipilih Dewan pada tahun 1962, melobi PBB dan mengklaim 30.000 tentara Indonesia dan ribuan PNS Indonesia menindas penduduk Papua.[8] Menurut Duta Besar Amerika Serikat Francis Joseph Galbraith, Menteri Luar Negeri Indonesia Adam Malik juga meyakini bahwa militer Indonesia adalah penyebab munculnya masalah di teritori ini dan jumlah personelnya harus dikurangi sampai separuhnya. Galbraith menjelaskan bahwa OPM "mewakili orang-orang sentimen yang anti-Indonesia" dan "kemungkinan 85-90 persen [penduduk Papua] mendukung OPM atau setidaknya sangat tidak menyukai orang Indonesia".[9]
Brigadir Jenderal Sarwo Edhie mengawasi perancangan dan pelaksanaan Act of Free Choice pada 14 Juli sampai 2 Agustus 1969. Perwakilan PBB Oritiz Sanz tiba pada 22 Agustus 1968 dan berulang-ulang meminta agar Brigjen Sarwo Edhie mengizinkan sistem satu orang, satu suara (proses yang dikenal dengan nama referendum atau plebisit), namun permintaannya ditolak atas alasan bahwa aktivitas semacam itu tidak tercantum dalam Perjanjian New York 1962.[10] 1.025 tetua adat Papua dipilih dan diberitahu mengenai prosedur yang tercantum dalam Perjanjian New York. Hasilnya adalah kesepakatan integrasi dengan Indonesia.

Deklarasi Republik Papua Barat


Protes "Bebaskan Papua Barat" di Melbourne, Australia, Agustus 2012
Menanggapi hal tersebut, Nicolaas Jouwe dan dua komandan OPM, Seth Jafeth Roemkorem dan Jacob Hendrik Prai, berencana mendeklarasikan kemerdekaan Papua pada tahun 1971. Tanggal 1 Juli 1971, Roemkorem dan Prai mendeklarasikan Republik Papua Barat dan segera merancang konstitusinya.
Konflik strategi antara Roemkorem dan Prai berujung pada perpecahan OPM menjadi dua faksi: PEMKA yang dipimpin Prai dan TPN yang dipimpin Roemkorem. Perpecahan ini sangat memengaruhi kemampuan OPM sebagai suatu pasukan tempur yang terpusat.
Sejak 1976, para pejabat perusahaan pertambangan Freeport Indonesia sering menerima surat dari OPM yang mengancam perusahaan dan meminta bantuan dalam rencana pemberontakan musim semi. Perusahaan menolak bekerja sama dengan OPM. Mulai 23 Juli sampai 7 September 1977, milisi OPM melaksanakan ancaman mereka terhadap Freeport dan memotong jalur pipa slurry dan bahan bakar, memutus kabel telepon dan listrik, membakar sebuah gudang, dan meledakkan bom di sejumlah fasilitas perusahaan. Freeport memperkirakan kerugiannya mencapai $123.871,23.[1]
Tahun 1982, Dewan Revolusi OPM (OPMRC) didirikan dan di bawah kepemimpinan Moses Werror, OPMRC berusaha meraih kemerdekaan melalui kampanye diplomasi internasional. OPMRC bertujuan mendapatkan pengakuan internasional untuk kemerdekaan Papua Barat melalui forum-forum internasional seperti PBB,Gerakan Non-Blok, Forum Pasifik Selatan, dan ASEAN.
Tahun 1984, OPM melancarkan serangan di Jayapura, ibu kota provinsi dan kota yang didominasi orang Indonesia non-Melanesia. Serangan ini langsung diredam militer Indonesia dengan aksi kontra-pemberontakan yang lebih besar. Kegagalan ini menciptakan eksodus pengungsi Papua yang diduga dibantu OPM ke kamp-kamp di Papua Nugini.
Tanggal 14 Februari 1986, Freeport Indonesia mendapatkan informasi bahwa OPM kembali aktif di daerah mereka dan sejumlah karyawan Freeport adalah anggota atau simpatisan OPM. Tanggal 18 Februari, sebuah surat yang ditandatangani "Jenderal Pemberontak" memperingatkan bahwa "Pada hari Rabu, 19 Februari, akan turun hujan di Tembagapura". Sekitar pukul 22:00 WIT, sejumlah orang tak dikenal memotong jalur pipa slurry dan bahan bakar dengan gergaji, sehingga "banyak slurry, bijih tembaga, perak, emas, dan bahan bakar diesel yang terbuang." Selain itu, mereka membakar pagar jalur pipa dan menembak polisi yang mencoba mendekati lokasi kejadian. Tanggal 14 April 1986, milisi OPM kembali memotong jalur pipa, memutus kabel listrik, merusak sistem sanitasi, dan membakar ban. Kru teknisi diserang OPM saat mendekati lokasi kejadian, sehingga Freeport terpaksa meminta bantuan polisi dan militer.[1]
Dalam insiden terpisah pada bulan Januari dan Agustus 1996, OPM menawan sejumlah orang Eropa dan Indonesia; pertama dari grup peneliti, kemudian dari kamp hutan. Dua sandera dari grup pertama dibunuh dan sisanya dibebaskan.
Bulan Juli 1998, OPM mengibarkan bendera mereka di menara air kota Biak di pulau Biak. Mereka menetap di sana selama beberapa hari sebelum militer Indonesia membubarkan mereka. Filep Karma termasuk di antara orang-orang yang ditangkap.[11]
Tanggal 24 Oktober 2011, Dominggus Oktavianus Awes, kepala polisi Mulia, ditembak oleh orang tak dikenal di Bandara Mulia, Puncak Jaya. Kepolisian Indonesia menduga sang penembak adalah anggota OPM. Rangkaian serangan terhadap polisi Indonesia memaksa mereka menerjunkan lebih banyak personel di Papua.[12]
Pada tanggal 21 Januari 2012, orang-orang bersenjata yang diduga anggota OPM menembak mati seorang warga sipil yang sedang menjaga warung. Ia adalah transmigran asal Sumatera Barat.[13]
Tanggal 8 Januari 2012, OPM melancarkan serangan ke bus umum yang mengakibatkan kematian 3 warga sipil dan 1 anggota TNI. 4 lainnya juga cedera.[14]
Tanggal 31 Januari 2012, seorang anggota OPM tertangkap membawa 1 kilogram obat-obatan terlarang di perbatasan Indonesia-Papua Nugini. Obat-obatan tersebut diduga akan dijual di Jayapura.[15]
Tanggal 8 April 2012, OPM menyerang sebuah pesawat sipil Trigana Air setelah mendarat yang akan parkir di Bandara Mulia, Puncak Jaya, Papua. Lima militan bersenjata OPM tiba-tiba melepaskan tembakan ke pesawat, sehingga pesawat kehilangan kendali dan menabrak sebuah bangunan. Satu orang tewas, yaitu Leiron Kogoya, seorang jurnalis Papua Pos yang mengalami luka tembak di leher. Pilot Beby Astek dan Kopilot Willy Resubun terluka akibat pecahan peluru. Yanti Korwa, seorang ibu rumah tangga, terluka di lengan kanannya dan anaknya yang berusia 4 tahun, Pako Korwa, terluka di tangan kirinya. Pasca-serangan, para militan mundur ke hutan sekitar bandara. Semua korban adalah warga sipil.[16]
Tanggal 1 Juli 2012, patroli keamanan rutin yang diserang OPM mengakibatkan seorang warga sipil tewas. Korban adalah presiden desa setempat yang ditembak di bagian kepala dan perut. Seorang anggota TNI terluka oleh pecahan kaca.[17]
Tanggal 9 Juli 2012, tiga orang diserang dan tewas di Paniai, Papua. Salah satu korban adalah anggota TNI. Dua lainnya adalah warga sipil, termasuk bocah berusia 8 tahun. Bocah tersebut ditemukan dengan luka tusuk di bagian dada.[18]

Hirarki organisasi dan otoritas pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Organisasi internal OPM sulit untuk ditentukan. Pada tahun 1996 'Panglima Tertinggi' OPM adalah Mathias Wenda.[19] Juru bicara OPM di Sydney, John Otto Ondawame, mengatakan telah lebih atau kurang dari sembilan titah kemerdekaan.[19] Jurnalis lepas Australia, Ben Bohane, mengatakan telah ada tujuh titah kemerdekaan.[19] Tentara Nasional Indonesia mengatakan OPM memiliki dua sayap utama, 'Markas Besar Victoria' dan 'Pembela Kebenaran'. Mantan yang lebih kecil, dan dipimpin oleh ML Prawar sampai ia ditembak mati pada tahun 1991. Terakhir ini jauh lebih besar dan beroperasi di seluruh Papua Barat.[19]
Organisasi yang lebih besar, atau Pembela Kebenaran (selanjutnya PEMKA), yang diketuai oleh Jacob Prai, dan Seth Roemkorem adalah pemimpin Fraksi Victoria. Selama pembunuhan Prawar, Roemkorem adalah komandannya.
Sebelum pemisahan ini, TPN/OPM adalah satu, di bawah kepemimpinan Seth Roemkorem sebagai Komandan OPM, kemudian menjadi Presiden Pemerintahan Sementara Papua Barat, sementara Jacob Prai menjabat sebagai Ketua Senat. OPM mencapai puncaknya dalam organisasi dan manajemen (dalam istilah modern) karena sebagai struktural terorganisasi. Selama ini, Pemerintah Senegal mengakui keberadaan OPM dan memungkinkan OPM untuk membuka Kedutaan di Dakhar, dengan Tanggahma sebagai Duta Besar.
Karena persaingan, Roemkorem meninggalkan markasnya dan pergi ke Belanda. Selama ini, Prai mengambil alih kepemimpinan. John Otto Ondawame (waktu itu ia meninggalkan sekolah hukum di Jayapura karena diikuti dan diancam untuk dibunuh oleh ABRI Indonesia siang dan malam) menjadi tangan kanan dari Jacob Prai. Itu inisiatif Prai untuk mendirikan Komandan Regional OPM. Dia menunjuk dan memerintahkan sembilan Komandan Regional. Sebagian besar dari mereka adalah anggota pasukannya sendiri di kantor pusat PEMKA, perbatasan Skotiau, Vanimo-Papua Barat.
Komandan regional dari mereka , Mathias Wenda adalah komandan untuk wilayah II (Jayapura - Wamena), Kelly Kwalik untuk Nemangkawi (Kabupaten Fakfak), Tadeus Yogi (Kabupaten Paniai), Bernardus Mawen untuk wilayah Maroke dan lain-lain. Komandan ini telah aktif sejak itu. Kelly Kwalik ditembak dan dibunuh pada 16 Desember 2009.[20]
Pada tahun 2009, sebuah kelompok perintah OPM yang dipimpin oleh Jenderal Goliat Tabuni (Kabupaten Puncak Jaya) sebagai fitur pada laporan menyamar tentang gerakan kemerdekaan Papua Barat.[21]
Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB), adalah sayap militer dari Organisasi Papua Merdeka (OPM). TPNPB dibentuk pada 26 Maret 1973, setelah Proklamasi Kemerdekaan Papua Barat 1 Juli 1971 di Markas Victoria. Pembentukan TPNPB adalah Tentara Papua Barat berdasarkan Konstitusi Sementara Republik Papua Barat yang ditetapkan 1971 pada Bab V bagian Pertahanan dan Keamanan. Sejak 2012 melalui reformasih TPN, Jenderal. Goliath Tabuni diangkat menjadi Panglima Tinggi Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat.

Mengabarkan megawogi

Cip melpen



Orang Tua Juga Perlu Dinasehati Kalau Salah Kembalikan dirinya





Medawogi new:  nasehat itu datangnya dari yang tua kepada yang muda. LAzimnya, orang tua lah yang menasehati anak. Tapi itu semua masih pantas diputarbalikan ketika kita sebagai anak menyadari, apa yang dikehendaki orang tua tidak baik dan tidak benar.

Karena toh orang tua adalah manusia dengan segala kekurangan, yang pastinya masih melakukan sesuatu yang khilaf dan perlu diluruskan, ketika kita tahu itu salah. Namun tentu, cara penyampaiannya tentu harus denga kesantunan yang lebih tinggi, ketimbang sebagaimana kita ketahui bagaimana cara kebanyakan orang tua menasehati.

Saya, salah seorang anak yang mencoba untuk menasehati orang tua yang memiliki cara pandang salah dalam menyikapi "dendam". Singkat cerita, ortu saya pernah disakiti/dilukai perasaannya dengan seorang yang masih keluarga dari istri bapak saya (mama saya).

Saya yang sebagai anak, tidak tahu menahu mengenai pertikaian mereka. Dan sampai akhirnya, seseorang yang sudah melukai hati bapak saya ini, datang menemui saya dan meminta pertolongan. Kebetulan apa yang dimintakannya sangat bisa untuk ku kerjakan.

Tapi, kemudian si bapak tahu, dan langsung marah-marah ke saya, dan meminta saya melalui bungkusan kalimat nasehat untuk tidak begitu memperdulikan permintaan tolongnya.

Lantas apa yang saya harus lakukan?

Mengiyakan nasehat bapak saya?

Tentu tidak. Dengan sadar ku mengatakan tidak untuk permintaan bapak saya.

Alasan saya simple saja. Bapak saya hanya cukup melupakan sakit hatinya, dan dengan mengiyakan memberikan pertolongan, saya tidak sedang memulai pertikaian baru.

Jika saya mengerjakan apa yang disampaikan bapak saya, tentu effek buruknya nyata, kepada hubungan kekeluargaan dan kepada semakin buruknya tanggapan mereka kepada bapak saya.

TIdak mudah memang, mengatakan begitu kepada beliau. Dengan hormat saya katakan, bukan tidak memikirkan apa yang bapak rasakan, tapi sanya hanya mencoba melakukan apa yang benar.

Biarlah mereka berbuat apapun dengan hal yang seburuk apapun, yang penting kita tidak, dengan niatan membalas saja, efeknya akan berbalik kepada kita nanti dikemudian hari. Tapi sayang, apapun yang saya katakan, sakit hati yang dirasakan bapak saya, sepertinya sangatlah besar, sehingga dia sangat menyesalkan keputusanku, bahkan menganggap aku tidak sayang kepadanya.

Padahal, hal sebaliknya lah yang ku lakukan. Justru karena ku teramat sayang kepadanya, ku gak mau mencoreng nama baiknya dengan penolakanku memberi secuil pertolongan.

Tuhan sajalah yang akan memulihkan hatimu pak.

(ASAP ya God, bapak ku sangat butuh suntikan kasihMU)

Menyampaikan Kedua Orang Tua 

Publikasikan Pedawogi






BERDASARKAN FIRMAN UNTUK MENUJUKAN KEMERDEKAAN PAPUA



Medawogi New, Pelayanan dari hamba Tuan kepada Umatnya untuk menyelamatkan jiwa manusia dan melepaskan ikatan belenggu dosa untuk memperoleh hidup yang kekal. Pelayanan dari Hamba Tuhan tak terlepas dari misi Kristus demi keselamatan jiwa manusia yang membutuhkan kedamaian dan ketenangan hidup sambil menantikan sang raja damai.kata pdt Yakob Yeimo

Begitupun para aktivis yang melakukan berbagai kegiatan demo damai di pusat kota juga tak terluput dari keselamatan jiwa demi menyelamatkan bangsa dari atas negerinya sendiri, sehingga pelayanan dari hamba Tuhan dan para aktivis akan mendapat hikma dan berkat sepanjang hidup mereka.

Pelayanan dari gereja dan pelayanan dari para aktivis keduanya tidak ada kontroversi arah dan tujuan perlayanannya, tetapi pekerjaan dan kontribusi dari masing-masing pelayanan dan pengabdiannya sama nilainya demi keselamatan manusia yang hidup di bumi maupun pada akhirat. Yang penting dalam pelayanan dan pengabdiaan adalah kita bisa menyertakan dengan misi kristus dalam perjuangan menuju pada proses kemenangannya.

Dan selalu membedakan hal-hal yang kita tidak inginkan dalam medan perburuan ini, menjadi kewajaiban sepanjang hidup. Oleh karena itu, semua yang dilakukan oleh aktivis sangat bermanfaat untuk manusia dan lebih berpijak pada pelayanan dan pengabdian kepada umat sangatlah urgen dan akan diberkati terus sepanjang hidup manusia yang termotivasi pada hal ideologi.

Toko gereja dari berbagai denominasi telah mengakui bahwa, KNPB adalah media rakyat bangsa papua yang dapat menyalurkan hak manifesto rakyat terhadap kaum kapitalis dan para penjajahnya. Dan kegiatan dari Komite Nasional Papua Barat dilakukan demo damai disetiap wilayah dan daerah di Tanah Papua merupakan cara perlawanan yang bermartabat demi menuntut keadilan dan perdamaian dunia. Perlawanan secara martabat haruslah ditingkatkan demi tercipta kedamaian dan ketentraman melalui cara damai, agar persamaan hak rakyat merupakan jaminan hidup bangsa.

Pihak Gereja dan umat Muslim atau demenasi lain yang ada di Tanah papua wajib berperan aktif dalam berbagai kegiatan yang dilakukan oleh KNPB seluruh wilayah dan daerah di Tanah Papua; agar perjuangan damai yang didukung dari semua faksi akan menjadi satu kekuatan baru yang tak dapat dikalahkan oleh penguasa dan penjajah terhadap bangsa papua. 

Perjuangan kita sedang dikagumi oleh belahan dunia dan akan mengerti tentang makna demokrasi yang sesunggunya bagi semua orang yang ada di bumi. Dan akan ada peratian dari dunia dunia internasional terhadap bangsa papua barat yang hidup dibawa penindasan dan pembantaian ini, harus diakhiri secara damai dan bermartabat. Semua tangisan dan ratapan yang kita dialami adalah akhir dari perjuangan untuk mewujudkan kemerdekaan di atas bumi cendrawasih.

Perjuangan KNPB sabagatlah jelas, bahwa KNPB sebagai media rakyat akan terus memperjuangkan nasib sendiri menuju kebebasan secara radikal, tanpa meresahkan aktivitas masyarakat ditengah kekejaman ini. Oleh sebabnya, tujuan KNPB hanya menentukan nasib sendiri, dan tak ada kepentingan tertentu yang memperjuangkan kepentingan pribadi dalam hidup. Tetapi kontribusi dari KNPB sangatlah tepat untuk mendidik dan dididik kepada sesama menyangkut status politik papua yang belum selesaikan sepajang perjuangan ini, agar rakyat bangsa papua menentukan nasibnya sendiri melalui referendum.

Saat ini, kita membutukan kedamaian dan ketentraman dalam bingkai KNRI, tetapi kedamaian dan ketentraman hanyalah ungkapan ilusi dari mulut sesaat. Kedamaian dan ketentraman akan tercipta dalam kehidupan, bila kita nekat berkonsolidasi dari akar rumput masyarakat madani yang akan menyatakan kami hidup bebas, agar kebebasan hidupnya dapat dinikmati oleh semua orang yang membutuhkan kedamaiaan dan ketentraman. Untuk mewujudkan kebebasan hidup dapatlah diperjuangkan sebagai satu bangsa yang berdiri diatas negerinya sendiri, sebagaimana bangsa-bangsa lain yang telah merdeka seperti pengalaman dari berbagai negara di dunia.

Janganlah kita merasa hidup bahagia dalam kehidupan sesama, sebelum kita terlepas dari kapitalisme global dan penjajahanya sebagai aktor pembunuh manusia diatas bumi ini. Jadi kebagiaan, kedamaian dan ketentraman akan diperoleh, bila semua orang mematuhi atas dasar IMAN dan Kepercayaannya untuk mengalahkan kekuatan negara sebagai solusi akhir Merdeka Tanah ini.
Megabarkan Medawogi



kampung kebo distrik kebo kabupaten paniai rindu kampung halaman ku

Kabar Medawogi 

paniai papua ketika manusia ada di merantau atau penduduk di kota dimana saja, merenungkan kampung yang tercinta kebo ini baik yaninoudimida sampai okobouda sepanjang tanah luas ini hak milik beberapa fam punya dalam ini ada dua distrik 1.distrik kebo I dan 2. distrik aweida baru baru pemekarang dan SDM nya cukup banyak .

dan pendidikan nya ada beberapa macam yaitu sekolah pemerintah dan Agama
1. sekolah pemerintah sudah sampai SD-SMA/K
2. sekolah agama STP kebo manataidagi dan STA

kedua pendidikan ini masih berjalan tidak ada perhitungan  tahunan tetapi masih ada kedua sekolah ini sehingga bangga dan terpuji karena atas dasar ini banyak orang bisa tau apa yang tidak tau halnya 

dan ada beberapa kali besar maupun kali kecil , 1. kali koabeu dan kedua adalah kali waneuwo yang sudah sudah sebut ini kali besar memang banjir sangat luar biasa dan kali kecil  kami belum hitung banyak karena batasnya sudah jelas duatas ini 
terima kasih atas perhatian dan bacanya

publikasikan : medawogi 

Minggu, 16 Oktober 2016

papua merdeka itu diri anda dan diri saya kebanyakan orang yang masih binggung sekarang ini

\
by meda dapat informasi bahwa papua merdeka itu diri anda dan diri saya benar sekarang banyak yang masih binggung antara si suku dan si suku dengan demikian sekarang banyak orang yang masih membunuh orang papua sekarang itu yang harus penting mengetahui

AMP - Orang lain yang datang tidak akan pernah membangun Papua. Orang Papua sendiri yang akan bangkit memimpin dirinya sendiri,”pesan singkat Kain kepada saya mengingatkan saya nubuat Pdt. Isak Samuel Kijne yang selalu menjadi buah bibir orang Papua ketika bicara soal pembangunan Papua yang karut-marut  saat ini.

“Di atas batu ini, saya meletakkan peradaban orang Papua. Sekali pun orang memiliki kepandaian tinggi, akal budi dan marifat, tetapi tidak dapat memimpin bangsa ini. Bangsa ini akan bangkit dan memimpin dirinya sendiri,”tulis I.S. Kijne dalam batu peradaban di Teluk Wondama.

Pesan itu menjadi situs sejarah penting dalam peradaban orang Papua.

Usai membaca nubuat hamba Gereja itu, terlintas pertanyaan di benak.  Mengapa orang bermakrifat tinggi yang mendatanggi orang Papua tidak dapat memimpin orang Papua? Kenapa orang Papua yang harus bangkit memimpin dirinya sendiri? Kapan orang Papua akan bangkit dan akan memimpin dirinya sendiri?

Nubuat hamba Tuhan ini suatu kepastian yang belum bisa kita jawab hari ini. Walaupun belum, kita yakin bahwa ‘waktu’ pasti akan menjawab. Waktu refleksi dan waktu tindakan usaha pembuktian nubuat akan menjadi satu kenyataan, orang akan Papua memimpin dirinya sendiri. Refleksi dan tindakan pembuktian nubuat itu sangat penting.

Waktu refleksi kita meyakini bahwa wejangan I.S. Kinje ini lahir dari suatu pengamatan realitas hidup orang Papua, kemudian masuk ke dalam penafsiran konteks kitas suci. Kalau bicara kitab suci, nubuat ini sangat mendasar. Kitab Perjanjian Lama orang Kristen dan juga kitab orang Yahudi menulis kisah penciptaan alam semesta dan bangsa-bangsa manusia di bumi.

Kisahnya begini. Allah menciptakan alam semesta dengan satu struktur yang sangat teratur. Allah menciptakan langit dan bumi, segala isinya, lalu berpuncak pada menciptakan manusia. Allah memberikan kuasa kepada manusia untuk menguasai alam. Kuasa Allah kepada manusia untuk mengolah alam.

“Penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi,”Ktab Kejadian berkisah mengenai penciptaan dan kewenangan manusia atas alam semesta. (Baca:Kejadian 1:1-29).

Kalau kisah yang orang Kristen yakini itu satu kepastian, Tuhan tidak mungkin salah dalam menciptakan bumi, isi bumi, dan manusia Papua. Allah tidak mungkin menciptakan alam Papua yang sungguh indah, alam yang suguh kaya raya yang luar biasa ada dengan kemampuan manusia Papua yang rendah. Allah pasti menciptakan manusia Papua dengan kecerdasan dan kebijaksaan yang mampu menguasai alam ciptaan Tuhan yang menjadi miliknya.

“Orang Papua harus yakin bahwa Allah pasti menciptakan manusia Papua dengan kemampuan mengatasi keindahan dan kekayaan alam Papua,”ujar Kain dalam satu diskusi dengan saya. Lalu, kata Kain lagi kepada saya, “Karena itu, sangat salah kalau mengatakan orang Papua tidak bisa, bodoh, dan pemalas. Salahnya terletak pada sistem penyadaran orang Papua akan potensinya yang melebihi alam Papua itu.”

Orang Papua harus kembali kepada satu kesadaran penuh akan

kemampuannya. Kemampuan orang Papua yang mengatasi alam itu dengan satu tujuan yang khusus: orang Papua mengolah alam yang indah menjadi lebih indah, mengolah kekayaan alam yang ada menjadi lebih kaya tanpa merusak. Hanya orang Papua yang bisa tahu dan bertidak menjadikan Papua lebih indah dan kaya.

Karena itu, ingat! Orang lain tidak akan mungkin membangun Papua lebih indah dan lebih kaya. Orang lain pasti membuat Papua lebih rusak dan makin lebih buruk dan memuakan orang Papua dengan kemampuan yang Tuhan ciptakan untuk mengolah negeri mereka. Orang Papua pasti makin miskin dan termarginalkan disamping kemampuan orang mengolah alam Papua. Lebih jahatnya, penghabisan orang Papua.

Kita saksikan saja realitas Papua hari ini menuju kepada kehancuran total itu. Orang Papua makin tergantung kepada kekuatan orang lain. Orang lain lebih berkuasa daripada orang Papua. Orang Papua ditidurkan dengan sejumlah tawaran yang merusak. Uang yang merusak moralitas manusia Papua. Uang yang mamatikan potensi manusia Papua mengolah alam dan kekayaannya. Orang Papua mengutamakan materi daripada memelihara hak miliknya sebagai kekayaan warisan leluhur dan anak cucu.

Tindakan imoral itu menodai alam semesta dan menodai keutuhan ciptaan Tuhan yang suci dan luhur yang ada di Papua. Karena itu, “bangsa ini menjadi bangsa yang tidak bermoral,” menjadi satu lebel yang diberikan kepada orang Papua dari bangsa yang menganggap diri bermoral. Lebih itu menjadi satu kepantasan karena memang kenyataan demikian yang orang petakan.

Walaupun moralitas itu relatif, namun, ada pelanggaran nilai-nilai fundamental dan universal membuat kita memang menjadi manusia yang imoral. Kita melanggar kemerdekaan orang menjadi bebas membuat kita memang tidak bermoral. Kita menjadi manusia yang hidup dengan nalusi herder di tengah hutan. Ia mengongong hanya karena desakan nalurinya.

Supaya kita hidup tidak meluluh dengan nalusr, kita perlu mengakui kebebasan orang Papua memimpin dirinya sendiri dengan kemampuan yang Tuhan berikan untuk mengatur diri dan mengolah negerinya. “Orang Papua hanya membutuhkan pengakuan. Kita butuh pengakuan sebagai manusia,”ujar Markus Haluk dalam satu jumpa pers di kantor dewan Adat Papua, 13 Februari 2014  lalu.

Kalau orang lain mengakui konsep penciptaan, kebebasan, dan identitas, orang Papua pun tidak mungkin memimpin dirinya sendiri tanpa melalui satu proses. Orang Papua harus perlu melalui satu langkah proses penting yang memastikan kemampuan mengatasi alam papua itu melalui dunia pendidikan. Sistem pendidian orang Papua harus khusus dan lain dari yang ada sekarang.

Pertama, memperbaiki hidup orang tua Papua. Semua orang Papua harus menolak hal-hal yang merusak hidup. Penolakan itu langkah awal untuk memastikan orang sehat sehat secara jasmani dan rohani untuk menghasilkan benih generasi Papua yang baik, sehat, dan berkualitas.

“Kalau orang Papua mau hidup baik, orang Papua harus menolak semua hal yang orang Papua tidak ingin terjadi pada dirinya dan di negerinya,”ujar Pater Neles Tebay dalam satu diskusi di Aula, STT GKI, I.S. Kijne pada 2009 silam. Konsekuenasi baliknya, menurut Neles Tebay, orang Papua hanya menerima hal-hal yang orang Papua inginkan terjadi pada dirinya dan di negerinya.

Kedua, orang-orang papua yang memastikan diri sehat itu memulai satu pendidikan anak sejak hamil. Orang tua harus mengkonsumsii makanan yang mebentuk AQ dasar, melakukan hal-hal yang mendukung pembentukan AQ anak. Contoh kecil itu mendengar musik, melakukan kecendrungan psositif di bidang-bidang kehidupan yang lebih baik.

Ketiga, ketika anak sudah hadir ke dalam keluarga harus meneruskan pendidikan lebih baik dalam kenyataan hingga di dunia pendidikan formal. Orang Papua menjadikan pendidikan formal itu hanyalah sarana yang membuktikan kemampuan anak secara formal. Pendidikan di rumah harus menjadi perhatian utama.

Keempat, kalau orang tua sudah menyerahkan anak, institusi pendikan harus membantu anak mengembangkan potensi anak dengan merubah sistem pendidikan. Sistem pendidikan Kritis (mendidik anak meragukan segala sesuatu dan mempertanyakannya) yang harus orang Papua bangun untuk mencapai satu kebenaran orang Papua cerdas dan bijak memimpin diri di negerinya sendiri.

Sistem pendidikan kritis itu akan membawa anak didik akan memasuki dan bertemu dengan dunia potensi yang terkubur. Anak Papua akan menjumpai hal-hal yang baru yang membuktikan potensi mental dan fisiknya yang mengatasi alam yang kaya raya. Potensi orang Papua itu akan terkubur selamanya kalau hanya mengatakan bodoh tanpa usaha merubah sistem pendidikan copi paste ke sistem pendidikan kritis. Apakah kita hanya berputar dalam mitos anak Papua tidak kampu tanpa usaha ini

 kata melpen yeimo

cari keringat baru bisa dapat harapan kedepan



by meda:  telah dapat inforimasi untuk kehidupan masa depan sekarang kita tidak kerja berarti nanti siapa yang kerja kata PESKONI U GOBAI
“Fokuskan Semua Energi Jiwamu Untuk Melihat Ke Depan, Untuk Menatap Masa Depan Yang Cemerlang. Karena, Dirimu Selalu Akan Menuju Ke Depan, Dan Waktu Dibelakangmu Sudah Menjadi Sejarah, Sudah Menjadi Masa Lalu. Hidupmu Ada Di Depan, Dan Pikiranmu Yang Akan Menentukan Kualitas Hidupmu.”~ Djajendra
“Masa Depan Adalah Jalan Yang Anda Ciptakan, Jembatan Yang Anda Hubungkan, Dan Kepribadian Yang Anda Siapkan, Untuk Bisa Menemukan Yang Anda Impikan.” ~ Djajendra
Apa yang Anda alami dalam hidup adalah hasil dari sikap Anda. Sikap Anda yang menentukan pilihan hidup untuk Anda jalani sehari-hari. Sikap Anda yang menghasilkan fakta kehidupan Anda. Sikap Anda yang menciptakan pola berpikir dan pola emosional Anda yang sekarang.
Sikap dihasilkan dari wawasan dan pengetahuan Anda terhadap kehidupan yang Anda jalani. Semakin cerdas dan tercerahkan wawasan dan pengetahuan Anda tentang kehidupan Anda, maka sikap Anda akan semakin arif dan bijak dalam memahami setiap langkah dan momen dari hidup Anda.
Setiap hari Anda memiliki pilihan dalam menentukan kehidupan Anda, dan pilihan ini ditentukan oleh sikap Anda. Semakin cerdas sikap Anda dalam menetukan pilihan terbaik, maka semakin Anda dapat meraih hal-hal terbaik, untuk kebaikan dan kebahagiaan hidup Anda.
Sikap Anda dapat mengubah masa lalu Anda menjadi lebih indah, dan membuat hidup Anda lebih tenang menuju masa depan. Caranya, Anda harus menciptakan persepsi positif tentang masa lalu Anda, dan membangun pola pikir dan pola rasa, yang mensyukuri keindahan masa lalu dengan memfokuskan diri pada hal-hal terindah di masa lalu. Kemudian, menciptakan jalan menuju masa depan, membangun jembatan yang menghubungkan diri Anda ke masa depan sesuai impian Anda, dan menyiapkan kepribadian Anda yang siap untuk menemukan masa depan sesuai impian dan harapan.
Fokuskan semua energi Anda untuk melihat ke depan, untuk menatap masa depan yang cemerlang. Karena, Anda selalu akan menuju ke depan, dan waktu dibelakang diri Anda sudah menjadi sejarah, sudah menjadi masa lalu. Hidup Anda ada di depan, dan pikiran Anda yang akan menentukan kualitas hidup Anda di masa depan. Pikiran Anda sangat tergantung dari sikap Anda dalam menterjemahkan realitas kehidupan, dan mengklarifikasi kehidupan yang Anda inginkan kepada diri Anda sendiri. Semakin luas wawasan dan pengetahuan Anda tentang kehidupan Anda sendiri, maka semakin Anda akan mengerti tentang arah hidup Anda dari kesadaran diri tertinggi Anda. Siapkan konsep diri Anda dengan tegas dan penuh percaya diri, dan pastikan Anda telah memiliki manajemen diri yang luar biasa, untuk menciptakan kehidupan sesuai impian dan harapan Anda.
Sikap bukanlah bakat, sikap dihasilkan dari kesadaran diri, dan dari kecerdasan emosional diri Anda, untuk menentukan pilihan hidup sesuai kebutuhan dan harapan Anda. Semakin Anda memiliki pengetahuan dan wawasan yang luas tentang kebutuhan dan harapan hidup Anda, maka semakin Anda dapat memiliki sikap yang hebat, untuk menentukan pilihan terbaik buat hidup Anda.
Anda adalah hasil pilihan Anda sendiri. Pilihlah diri yang hebat melalui konsep diri yang Anda pahami dengan pengetahuan dan wawasan luas. Miliki sikap hidup yang terfokus kepada impian dan harapan hidup Anda. Miliki kecerdasan intuisi untuk mengarahkan hidup Anda, sesuai pilihan-pilihan terbaik, buat kesejahteraan dan kebahagiaan hidup Anda.

 kata amoye peskoni uwapa gobai

anak sekolah timbunan halaman sekolah SMA YPPGI Timika

by meda :
beberapa siswa yang timbung halama sekolah SMA YPPGI TUMIKA

dengan ini kami dari publikasi bahwa ini hasilnya untuk menunjukka halaman sekolah



Memelihara Kesehatan Lingkungan Sekolah. Pengertian lingkungan adalah segala sesuatu yang ada di sekitar manusia yang memengaruhi perkembangan kehidupan manusia baik langsung maupun tidak langsung. Lingkungan bisa dibedakan menjadi lingkungan biotik dan abiotik. Jika kalian berada di sekolah, lingkungan biotiknya berupa teman-teman sekolah, bapak ibu guru serta karyawan, dan semua orang yang ada di sekolah, juga berbagai jenis tumbuhan yang ada di kebun sekolah serta hewan-hewan yang ada di sekitarnya. Adapun lingkungan abiotik berupa udara, meja kursi, papan tulis, gedung sekolah, dan berbagai macam benda mati yang ada di sekitar.  Di lingkungan yang sehat kita bisa hidup nyaman. Di lingkungan sekolah yang sehat, kita dapat belajar dengan tenang. Oleh karena itu, kita harus dapat menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan sehat. Kita dapat memelihara kesehatan lingkungan sekolahmu dengan cara-cara berikut.

1.      Menyapu dan Mengepel Lantai Kelas secara Teratur

Membersihkan lantai kelas secara teratur dapat menciptakan lingkungan kelas yang sehat. Lantai kelas yang sehat bersih dari sampah dan debu. Menyapu lantai ruang kelas dapat dilakukan ketika sebelum pelajaran dimulai, dan setelah pelajaran selesai. Sehingga ruang kelas selalu bersih. Suasana kelas menjadi nyaman untuk belajar. Selain dilakukan oleh regu piket kelas menyapu dan mengepel lantai ruang kelas juga dapat dilakukan secara bergotong royong seluruh warga kelas.  

2. Membuka Jendela-Jendela Kelas
Jendela kelas perlu dibuka setiap hari. Dengan demikian, pergantian udara dapat terjadi setiap saat. Udara di dalam kelas menjadi sejuk dan segar. Dengan membuka jendela kita akan mendapatkan udara segar yang banyak oksigen masuk ke dalam ruang kelas dan mengeluarkan udara kotor dari dalam ruang kelas ke luar sehingga udara di dalam rumah akan terasa menyegarkan. Jika jendela selalu ditutup rapat maka udara yang di dalam rumah bisa hanya yang itu-itu saja.

Di samping itu juga ada fungsi yang tidak kalah penting yaitu fungsi untuk memasukkan sinar cahaya matahari ke dalam ruang kelas. Fungsinya adalah untuk mengurangi kelembaban udara di dalam ruang kelas dan juga untuk membunuh kuman virus dan bakteri yang ada di dalam ruang kelas. Dengan matinya kuman penyebab berbagai penyakit maka kesehatan kita beserta anggota kelas yang lain pun dapat lebih terjaga. 

3. Membersihkan Meja dan Kursi
Meja digunakan untuk menulis dan kursi digunakan sebagai tempat duduk. Setiap hari kita menggunakan kursi dan meja di kelas. Oleh karena itu, meja dan kursi perlu dibersihkan secara teratur. Kamu dapat menulis dan membaca dengan nyaman di meja yang bersih. Cara membersihkan meja dan kursi adalah dengan menggunakan kemoceng. Membersihkan meja dan kursi dilakukan rutin setiap hari seperti menyapu ruang kelas. Apabila meja sudah terlalu kotor dan tidak bisa dibersihkan menggunakan alat sederhana, meja dan kursi dapat dibersihkan dengan cara menggunakan air (dicuci).

4. Membuang Sampah di Tempat Sampah

Di setiap kelas sebaiknya disediakan tempat sampah. Sampah dapat menjadi sumber penyakit. Sampah yang berserakan membuat lingkungan menjadi tidak sehat. Buanglah sampah di tempat yang telah disediakan. Apabila sampah dibuang secara sembarangan akan mengakibatkan kerugian bagi kita. Sampah yang dibuang sembarangan akan masuk ke selokan, sungai, dan terakhir sampai ke laut. Sampah yang tergenang di air akan menjadi busuk dan menimbulkan pencemaran, bau yang tidak sedap.

5. Menutup Tempat Sampah
Sampah yang menumpuk dapat menimbulkan bau yang tidak sedap. Bau yang tidak sedap dapat mengganggu kegiatan belajarmu. Timbunan sampah juga dapat menjadi sumber penyakit. Lalat senang hinggap di tumpukan sampah. Setelah itu, lalat juga akan hinggap di makanan. Makananmenjadi kotor. Jika makanan itu dimakan seseorang, dapat mengakibatkan sakit perut. Oleh karena itu, tempat sampah harus ditutup rapat agar tidak dihinggapilalat. Menutup tempat sampah juga dapat mengurangi bau yang tidak sedap.

6. Menjaga Kebersihan Halaman Sekolah
Halaman sekolah juga perlu dibersihkan. Halaman sekolah perlu disapu secara teratur. Selain itu, rumput yang tinggi sebaiknya dicabuti. Ambillah sampah yang berada di halaman sekolah dan buanglah di tempat sampah! Halaman sekolah yang bersih tampak rapi dan sehat. Kamu akan merasa nyaman bermain di halaman sekolah.

7. Menjaga Kebersihan Kamar Mandi
Kamu juga dapat berperan serta dalam menjaga kebersihan kamar mandi. Setelah buang air besar atau air kecil, kamar mandi harus segera disiram air. Kamar mandi yang kotor menimbulkan bau yang tidak sedap. Kamar mandi yang kotor menjadi sumber penyakit. Jadi, jagalah kebersihan kamar mandi di sekolahmu. Membersihkan kamar mandi dapat dilakukan dengan cara menyikat. Bagian dinding yang sering terkena air biasanya meninggalkan kerak berupa bercak-bercak dan lumut.  

8. Menanam Tanaman di Sekitar Sekolah
Tanaman membuat lingkungan teduh dan udara menjadi segar. Tanaman mengeluarkan


oksigen. Oksigen itu menyebar ke udara di sekitar. Udara yang mengandungbanyak oksigen baik untuk kesehatan. Selain itu, tanaman juga membuat lingkungan tampak indah. Kita harus menjaga kelestarian tanaman di sekitar sekolah.  Manfaat lain dari dari penghijauan sekolah diantaranya untuk keindahan yang dapat dijadikan panorama lingkungan hidup dan juga untuk kesehatan yang dapat memberikan fisik, jasmani, maupun rohani yang sehat bagi para siswa yang ada di sekolah. Selain itu jika di suatu sekolah tidak ada penghijauannya banyak sekali dampak negatifnya seperti lingkungan sekolah yang gersang dan anas



ikatan IPPMARPUT kebo pengenalan antara senior dengan yunior kota jayapura

kabar meda : bahwa pada tanggal yang sudah ditentukan dari panitia orientasi tahu 2016 ini berdasarkan pengenalan antra senior dengan yunior se kota studi jayapura ikatan kebo 



berdasarkan tahunan yang kita tidak terhitung dari duluh sampai sekarang karena orang orang yang bentuk ikatan ini sekarang mereka pemimpin daerah ini berdasarkan belajar mengetahui keberanian terhadap senior dan yunior  sehingga bisa jadi manusia masa depan ini sudah tercacat dalam wadah ikatan ini 

sejumlah ikut sertakan pengenalan sebanyak  yang sudah ikut itu ada gambar diatas ini ,.. anggota baru yang ikut gabung ikatan ini adalah mau mengetahui apa yang ikatan hadapai / lakukan didalam wadah ini.

Orientasi Mahasiswa yang bertemakan Menggali Potensi Diri Yang Disiplin, Berprestasi dan berlangsung hingga besok. mahasiswa baru diharapkan berjalan sesuai konsep dan dapat menjalin keakraban antara senior dan junior. ikatan ini bertujuan pada pengenalan dan kekompakan.

Sekertaris anddreas degei mengatakan bahwa saatnya untuk lebih mengutamakan  dari pada mauidzahnya (nasihat, red). Melengkapi pernyataannya, dia menuturkan bahwa yang diamanahi menjadi imam sudah menunggu ikatan dengan pakaian siap shalat. “Jadi, teman-teman maba saya kira lebih sungkan kepada panitia tanpa harus bentak-bentak. Antara mahasiswa baru dengan senior tidak beku, melainkan menjadi suasana yang cair dengan tidak ada istilah junior itu sungkan dan senior itu nanti”

Selanjutnya, mengenai konsep ketua ikatan menjelaskan bahwa konsepnya lebih condong pada pengenalan dan kekompakan. “nggak ada sanksi tetapi ada konsekuensi” katanya saat ditemui repoter

Sementara itu respon mahasiswa baru cukup baik, dan hampir semuanya memperhatikan dari awal. Menurut lelaki yang biasa dipanggil Riki mengatakan, hal itu terbukti saat ada sesi diskusi mereka aktif. Mahasiswa baru dibiarkan belajar dengan gayanya sendiri “Kemamapun orang berbeda-beda, saya membiarkan belajar dengan gayanya sendiri, saya tidak memaksa semua harus mencatat semua harus mendengarkan semua harus diam, meraka sudah mahasiswa biarlah mereka belajar dengan gaya yang meraka ingin. Selama dalam aturannya tidak melanggar ”


Mengenai konsekuensi, bagi mahasiswa yang tidak menurut akan ada konsekunsi di akhir. “yang tidak menuruti kita tidak ada sanksi tapi jangan salahkan kami kalo misalnya tidak lulus itu konsekuensinya menurut peraturan yang ada” kata andreas degei sekertaris penerimaan orientasi 2016 tahun ini
by meda 
penyusunan foto foto



by medawogi

salaman buat bapak dengan anak kisah yang lalu


kabar meda : bahwa hari ini ada menyayakan diri untuk mengingat kembali kiza yang sudalah lampau tetapi kerinduan kami diri manusia masing-masing ada . sehingga hari ini keringatmu telah jatuh diatas kaki papua sehingga ipou arah anda kemana pun mabi tetap kiza itu masih pegang selamanya selama hidup diatas papau ini.


Teringat masa-masa yang telah sirna Tertulis indah di dalam buku harianku Namun kini kau pergi tinggalkan aku
Kau pergi bersamanya masa-masa yang dulu telah lama berlalu Dan kini membekas dalam ingatanku Namun kini kau hilang tinggalkan aku Kau pergi jauh tinggalkan kota itu Masa lalu Teringat kisah-kisah yang dulu pergi Kini kau pergi hilang tinggalkan aku kau pergi jauh tinggalkan kota itu Kota kenangan Kenangan saat-saat kita bersama Namun kini kau hilang tinggalkan aku Kau pergi jauh tinggalkan kota itu Teringat masa-masa yang telah sirna Tertulis indah didalam buku harianku Namun kini kau pergi tinggalkan aku Kau pergi jauh tinggalkam kota itu Masa-masa yang dulu telah lama berlalu Dan kini membekas dalam ingatanku Namun kini kau hilang tinggalkan aku Kau pergi jauh tinggalkan kota itu Masa lalu Teringat kisah-kisah yang dulu pergi Kini kau pergi hilang tinggalkan aku Kau pergi jauh tinggalkan kota itu Kota kenangan Kenangan saat-saat kita bersama Namun kinia kau hilang tinggalkan aku Kau pergi jauh tinggalkan kota itu Masa lalu Teringat kisah-kisah yang dulu pergi Kini kau pergi hilang tinggalkan aku Kau pergi jauh tinggalkan kota itu

by meda



Kamis, 11 Agustus 2016